Tugas Mahasiswa STAI SMQ Bangko
Semester IV A
Kelompok II
BAB I
Pendahuluan
A. latar Belakang
Dalam hasil rised atau penelitian dari dunia pendidikan yang ada dalam pendidikan di Indonesia khususnya dan tepatnya di lingkungan pedesaan, kurangnya pemahaman mengenai hal teknologi pendidikan, seperti di ketahui pada zaman 1990 an di daerah pedesaan jarang sekali di temukan teknologi pendidikan yang di gunakan dalam menyampaikan materi pengajaran, dalam hal ini sebenarnya pendidikan yang di terapkan haruslah memanfaatkan teknologi yang telah berkembang, maka dari bagi calon pendidik khususnya yang ada di perguruan STAI perlu di kenalkan dengan teknologi pendidikan,
B. Rumusan masalah
Adapun sebagai rumusan masalah ialah fungsi domain dalam dunia pendidikan dan hubungan antara domain, dan bagaimana penggunaan domain dalam pembelajaran di dalam melangsungkan kegiatan belajar mengajar. Dan bagaimana cara melakukan proses penilaian setelah melaksanakan kegiatan belajar ( evaluasi ) pada hasil pembelajaran.
C. Tujuan
Adapun tujuan dalam penulisan makalah ini ialah agar maha siswa khususnya di STAI mengenal dan dapat menggunakan teknologi, seperti yang akan kami bahas dalam makalah ini mengenai Domain teknologi Instruksional. Dan umumnya bagi pembaca setidaknya dapat mengenal walaupun hanya dengan membaca dan dapat menggunakan dengan mempraktekkan teknologi Pendidikan.
Bab II
Pembahasan
Domain Teknologi Intruksional
Defenisi 1994 terdiri dari lima bagian utama yaitu : Disain, pengembangan, penggunaan, manajemen, dan evaluasi.
A. Aturan Domain
Fungsi-fungsi Domain :
Untuk melengkapi tugas-tugas sebuah bidang di butuhkan suatu fasilitas, pengembangan teori dan prkatek yang di tujukan untuk mengidentifikasikan dan mengorganisasikan hubungan antara domain, taksonomi atau klasifikasi sering di gunakan menyederhanakan hubungan antara domain. Taksonomi adalah klasifikasi berdasarkan hubungan ( relationskep )
Bejamin Bloon membedakan antara sebuah taksonomi dan skema klsifikasi yang lebih sederhana sesuai dengan pendapat bloon suatu taxsonomi :
1. Tidak boleh mempunyai elemen yang berubah-ubah.
2. Harus sesuai dengan istilah yang sudah ada
3. harus konsistem dengan pandangan teori teknologi Instruksional
freishan dan Avantance ( 1984 ) menyimpulkan keuntungan pengembangan taxsonomi ferform manusia :
1. Membantu pelaksanaan pengulangan literatur
2. Menciptakan kafasitas yang di tujukan untuk menyelesaikan tugas-tugas baru.
3. Membuka ruang pemisan pengetahuan dengan mengidentifikasi kategori dan sub-kategori pengetahuan dan mempromosikan teori evaluasi dan diskusi
4. Membantu pengembangan teori dengan meng evaluasi.
Menurut Yacobs ada 3 ( tiga ) fungsi Domain :
1. Fungsi Manajemen
2. Fungsi pengembangan sistem peforma
3. Komponen-komponen sistem performa manusia
B. Hubungan Antara Domain
Hubungan antara domain bersifat sinergik sebagai contoh praktiner yang sedang bekerja dalam mengembangkan domain, menggunakan teori dari desain domain seperti desain intruksional system dan teori desain pesan. Praktioner yang sedang bekerja mengembangkan desain domain menggunakan teori karekteristik media dan teori tentang masalah analisis, pengukuran serta evaluasi domain.
C. Deskripsi Domain
Disain Domain
Ada beberapa katalis tentang desain domain :
1. Artikel 1994 di tulis oleh BF Skimer pada “ the schience of learning and the art of teaching “ dan teorinya tentang program intruksional.
2. Book 1969 di tulis oleh Herbert Simon pada “ the cinces of artificial” yang membahas karakteritik umum dari sebuah preskriftif desain.
3. Pendirian pusat disain intruksional pada tahun 1960 an tentang pengembangan material dan program-program intruksional.
Domain Desain
Disain :
1. Sistem Disain Intruksional
2. Desain Pesan
3. Strategi Intruksional
4. Karakteristik Pelajar
Desain adalah proses sfesifikasi kondisi untuk belajar. Tujuan desain adalah untuk menciptakan strategi-strategi dan hasil-hasil pada tingkat makro, seperti program-program dan kurikulum sedangkan pada tingkat mikro seperti pelajaran-pelajaran dan modul.
D. Disain Sistem Intruksional
Disain system intruksional ialah prosedur yang terorganisir yang meliputi langkah-langkah analisis disain, pengembangan, inflementasi dan evaluasi Inruksional.
- Desain Pesan
Disain pesan melibatkan perencanaan untuk memanifulasi bentuk-bentuk fisik dari pesan, ini mencakup prinsip-prinsip dari perhatian, persepsi, ingatan yang menunjukkan spesifikasi pada bentuk-bentuk fisik pesan yang membantu komunikasi antara sender dan receiver.
- Strategi Intruksional
Strategi Intruksional adalah spesifikasi untuk penyeleksi dan mengatur kejadian-kejadian dan kegiatan-kegiatan dalam suatu pelajaran.
- Karakteristik pelajar
Karakteristik pelajar adalah masalah-masalah dan latar belakang pelajar yang mengganggu kefektifan proses belajar.
E. Model dan Permasalahan
Model dan Permasalahan dalam kelompok domain disain adalah sekitar penggunaan model disain sistem intruksional, tradisional, aplikasi teori belajar terhadap diasin dan pengaruh teknologi pada proses disain. Salah satu permasalahan yang sangat penting adalah keutuhan teori yang berhubungan dengan klasifikasi belajar pada pemilihan media.
Melihat masalah-masalah yang lain, ada kemungkinan bahwa praktioner hanya menekankan terhadap langkah-langkah disain umum yang sesuai dengan model I SD dan kemudian mengabaikan prinsip-prinsip umum belajar.
F. Pengembangan Domain
Dasar untuk pengembangan domain adalah bidang produksi media dan selama bertahun-tahun kemampuan media menyebabkan adanya perubahan dalam domain.
Dalam pengembangan domain, ada hubungan kompliks antara teknologi dan dan teori yang menjalankan domain pesan dan strategi instruksional, pada dasarnya pengembangan domain dapat di gambarkan dengan :
- Pesan yang ada pada konteks
- Strategi Intruksional yang menjalankan teori
- Manifestasi fisik teknologi, hadware, sofwere dan materi Instruksional.
Pengembangan domain dapat di bagi menjadi 4 kategori :
1. Teknologi menjadi dasar kategori lain
2. Teknologi Audiovisual
3. Teknologi Komputer
4. Teknologi Terpadu
1. Teknologi Cetak
Teknologi cetak adalah cara memproduksi atau mentramsperkan bahan-bahan seperti buku-buku, dan alat-alat peraga pada dasarnya melalui proses fotografer dan percetakan.
Teknologi Cetak mempunyai karakteristik Sbb :
- Teks di baca secara linier sedangkan visual di baca dengan scanning.
- Biasanya mempunyai komunikasi yang reseftif
- Mempunyai visual yang statis
- Pengembangannya berdasarkan prinsip-prinsip linguistik dan persepsi visual
- Berpusat pada belajar
- Informasi dapat di reoganisir atau di rektrunsi oleh pemakai.
2. Teknologi Audiovisual
Teknologi audiovisual adalah metode untuk memproduksi atau menstranferkan materi pengajaran dengan menggunakan mekanik atau mesin dalam mewakili auditory dan pesan visual.
Teknologi Audiovisual cndrung mempunyai karakteristik sbb :
- Prasanya bersifat linier
- Menciptakan visual yang dinamik
- Di gunakan sebagai penentu awal oleh desamer
- Menciptakan ide yang lebih abstrak
- Dikembangkan sesuai dengan prinsip-prinsip teori tingkah laku dan psikologi koknitif
- Guru sebagai pusat perhatian dan interaksi sesama pelajar kurang
3. Teknologi Komputer
Teknologi komputer adalah metode atau cara untuk memproduksi atau menstranferkan materi pengajaran dengan menggunakan mikropessor teknologi, komputer ini berbeda dengan teknologi lainnya karena disini informasi di masukkan komputer dalam bentuk data bukan visual.
Umumnya teknologi komputer baik hadware maupun sofwere mempunyai karakteristik sbb :
- Dapat di gunakan secara random dan juga linier
- Dapat di gunakan sesuai dengan kegunaan pelajar tetap pada program yang sudah ada
- Pengembangannya selalu berdasarkan prinsip-prinsip pengetahuan koknitif
- Kegiatan belajar berpusat berspusat pada pelajar dan memberi kesempatan interaksi yang minim.
- Biasanya ide yang di hasilkan bersifat abstrak dengan kata-kata dan simbol maupun berbentuk grafik.
4. Teknologi Terpadu
Teknologi terpadu adalah metode atau cara untuk memproduksi atau menstranferkan pengetahuan yang mencakup beberapa bentuk dengan kontrol sebuah komputer.
Teknologi terpadu mempunyai karakteristik sbb :
- Dapat di gunakan secara random
- Dapat digunakan siswa sesuai sesuai dengan keinginan
- Ide yang di hadirkan dalam konteks sering berdasarkan pengalaman-pengalaman pelajar itu sendiri
- Dalam pengembangannya serta penerapannya selalu berdasarkan prinsip-prinsip pengetahuan koknitif
- Pusat perhatian adalah pelajar sehingga dapat mengembangkan pengetahuan pelajar.
- Materi dapat mempengaruhi pelajar mengadakan saling interaksi sesama mereka
- Materi bersifat terpadu dan berasal dari berbagai sumber media.
G. Domain Utilisasi ( Domain of Unitization )
Ada 4 sub kategori dalam domain Unitization yaitu : Difusi Inovasi, Implementasi, Kebijaksanaan, dan peraturan-peraturan.
Unitization adalah aksi dari penggunaan proses dan sumber untuk pelajaran semua metode ini di gunakan untuk mencari materi dan kegiatan yang sfesifik, mepersiapkan pelajar untuk saling berinteraksi, menyediakan mimbingan selama proses belajar mengajar, mencapai hasil serta penggunaan prosedur dan organisasi.
H. Domain Penggunaan
Domain Pengguanaan dapat di kelompokkan menjadi :
- Penggunaan Media
Penggunaan media adalah penggunan media secara seistematik dari sumber yang di tunjukan bagi pelajar.
- Difusi Inovasi
Difusi Inovasi adalah proses komunikasi melalui strategi-strategi yang telah di rancanakan untuk tujuan adopsi.
- Implementasi dan Institut
Implementasi adalah penggunaan materi dan strategi intruksi dalam situasi yang lebih nyata ( bukan setting simulasi )
Sedangkan intruksional adalah kelanjutan, penggunaan inovasi instruksional dalam bentuk dan budaya organisasi. Kedua metode tergantung pada perubahan individu pelajar serta perubahan dalam organisasi.
- Kebijakan dan peraturan-peraturan
Kebijakan dan peraturanperaturan adalah aturan-aturan dan aksi masyarakat yang mempengaruhi difusi dan penggunaan teknologi Instruksional
- Trends dan Issue
Trends dan Issue dalam domain penggunaan sering berpusat pada kabijaksanaan dan regulasi yang mempengaruhi penggunaan, difusi, implementasi dan instruksional
I. Domain Manajemen
Konsep manajemen adalah integritas pada bidang teknologi intruksional dan aturan-aturan yang di dirikan oleh banyak ahli instruksional.
Sebagai kesimpulan ada 4 sub kategori dari manajemen domain yaitu :
1. Manajemen Proyek
2. Manajemen Sumber
3. Manajemen sistem delivery dan
4. Manajemen informasi
1. Manajemen Proyek, perencanaan Monitoring dan Perubahan disan Instruksional dan Pengembangan Proyek sesuai dengan Rothwell dan Kosanas ( 1992 ), manajemen proyek berbeda dari manajemen tradisional yang termasuk dalam manajemen staff karena:
a. Proyek mungkin baru, team jangka pendek
b. Manajer proyek sering kurang autoritas karena mereka sebagai pemimpin sementara
c. Manajer proyek menikmati Kontrol dan fleksibilitas dari pada staff organisasi
2. Resource Management
Resource Management mencakup, perencanaan, pencatatan, pengawasan, sumber-sumber pembantu dan pelayanan.
3. Delivery Sistem Managemen
Delivery Sistem Managemen meliputi bidang : perencanaan, pencatatan, pengawasan, metode-metode yang di gunakan dalam teknologi instruksional.
4. Manajemen Informasi
Manajemen Informasi mencakup : perencanaan, pencatatan, pengawasan, penyimpanan, transfer dan proses informasi dalam menyederhanakan sumber-sumber bagi pelajar.
J. Domain Evaluasi
Pengertian evaluasi secara luas adalah penelitian terhadap kegiatan-kegiatan manusia. Dalam kehidupan kita sehari-hari kita selalu mengadakan penilaian terhadap semua kagiatan atau kejadian sesuai dengan sistem penilaian yang berlaku.
Evaluasi menggunakan metode penyelidikan dan keputusan :
1. Standar Penilaian
2. Mengumpulkan informasi yang relevan
3. Menggunakan standar-standar penilaian untuk menentukan kualitas
Evaluasi terbagi atas :
- Evaluasi program
Evaluasi yang menilai kegiatan-kegiatan belajar yang menyediakan pelayanan dasar termasuk kurikulum
- Evaluasi proyek
Evaluasi yang menilai kegiatan-kegiatan yang di rencanakan dalam suatu periode tertentu dalam melaksanakan tugas tertentu
- Evaluasi materi
Evaluasi yang menilai kebaikan atau kelakan konteks atau materi pembelajaran.
K. Problem Analisis
Problem analisis mencakup penentuan dasar dan parameter dari masalah-masalah dengan menggunakan pengumpulan informasi dan strategi pengambilan keputusan.
L. Kriteria Penilaian
Criteria pengukuran mencakup teknik-teknik untuk menentukan kemampuan pelajar terhadap konteks yang sudah disfesifikasi
Melalui kriteria itu pelajar mengetahui seberapa jauh mereka mengetahui pelajaran, item ini digunakan untuk mengukur apakah pelajaran pengantar telah diketahui dengan baik
M. Evaluasi Formatif dan Sumatif
Evaluasi formatif mencakup pengumpulan informasi dan penggunaan informasi ini sevagai dasar pengembangan yang lebih jauh. Evaluasi sumatif mencakup pengumpulan informasi dan menggunakan informasi ini membuat keputusan tentang penggunaan.
Ada perbedaan metode-metode yang digunakan dalam evaluasi formatif dan sumatif. Evaluasi formatif mengacu pada teknik rengulangan atau tetorial. Dilaksanakan dalam kelompok kecil atau besar.
Sedangkan evaluasi sumatif memerlukan prosedur yang lebih formal. Dan metode pengumpulan data yang formal. Evaluasi sering di pakai dalam perbandingan study.
Bab III
Penutup
A. Kesimpulan
Dari beberapa pembahasan yang telah kami tulis kami akan menarik kesimpulan bahwa Domain Teknologi Instruksional ialah bahwa Domain ini mengandung lima unsur penting yaitu : Disain, pengembangan, penggunaan, manajemen, dan evaluasi. Dan ada beberapa fungsi Domain dalam penggunaannya di dunia pendidikan ialah antar lain : Untuk melengkapi tugas-tugas sebuah bidang di butuhkan suatu fasilitas, pengembangan teori dan prkatek yang di tujukan untuk mengidentifikasikan dan mengorganisasikan. Adapun Domain Evaluasi ialah penelitian terhadap kegiatan-kegiatan manusia. Dalam kehidupan kita sehari-hari kita selalu mengadakan penilaian terhadap semua kagiatan atau kejadian sesuai dengan sistem penilaian yang berlaku. Dan ada dua evaluasi yang sering di gunakan dalam penilaian ialah evaluasi sumatif dan evaluasi formatif
B. Saran
Kami atas nama penyusun berharap agar makalah yang kami susun dapat di kuasai terutama bagi penyusun dan umumnya bagi pembaca. Kami sangat menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan maka kami harap dari berbagai pihak untuk memberi saran yang dapat membantu penulisan ke arah yang lebih baik.
Daftar Pustaka
- Teknologi Pembelajaran Defenisi dan kawasannya Barbara B. Seel Rita C. Rickey Jakarta 10-03-2008
- Frof.Dr. H. Ramayulis Ilmu Pendidikan Islam Kalam Mulia Jakarta 2008
Selasa, 07 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
seteleh mendowbload silahkan berikan komentar