Senin, 06 April 2009
Makalah Kelompok II Semester IV C
BAB I
Pendahuluan
A. latar Belakang
Dalam hasil rised atau penelitian dari dunia pendidikan yang ada dalam pendidikan di Indonesia khususnya dan tepatnya di lingkungan pedesaan, kurangnya pemahaman mengenai hal teknologi pendidikan, seperti di ketahui pada zaman 1990 an di daerah pedesaan jarang sekali di temukan teknologi pendidikan yang di gunakan dalam menyampaikan materi pengajaran, dalam hal ini sebenarnya pendidikan yang di terapkan haruslah memanfaatkan teknologi yang telah berkembang, maka dari itu bagi calon pendidik khususnya yang ada di perguruan STAI perlu di kenalkan dengan teknologi pendidikan,
B. Rumusan masalah
Adapun yang akan di bahas dalam makalah ini defenisi atau pengertian setiap domain, sub kategori domain, dan konsep-konsep pendukung domain. sebagai rumusan masalah ialah fungsi domain dalam dunia pendidikan dan hubungan antara domain, dan bagaimana penggunaan domain dalam pembelajaran di dalam melangsungkan kegiatan belajar mengajar. Dan bagaimana cara melakukan proses penilaian setelah melaksanakan kegiatan belajar ( evaluasi ) pada hasil pembelajaran.
C. Tujuan
Adapun tujuan dalam penulisan makalah ini ialah agar maha siswa khususnya di STAI mengenal dan dapat menggunakan teknologi, seperti yang akan kami bahas dalam makalah ini mengenai Domain teknologi Instruksional. Dan umumnya bagi pembaca setidaknya dapat mengenal walaupun hanya dengan membaca dan dapat menggunakan dengan mempraktekkan teknologi Pendidikan.
Bab II
Pembahasan
Domain Teknologi Intruksional
Defenisi 1994 terdiri dari lima bagian utama yaitu : Disain, pengembangan, penggunaan, manajemen, dan evaluasi. Inilah yang di sebut dengan Domain Teknologi Instruksional.
A. Aturan Domain
Fungsi-Fungsi Domain
Untuk melengkapi tugas-tugas sebuah bidang di butuhkan suatu fasilitas, pengembangan teori dan prkatek yang di tujukan untuk mengidentifikasikan dan mengorganisasikan hubungan antara domain, taksonomi atau klasifikasi sering di gunakan menyederhanakan hubungan antara domain. Taksonomi adalah klasifikasi berdasarkan hubungan ( Carrier dan Sales, 1987 : Knezek, Rachlin dan Schannel 1988, Kozman dan Bangert Down, 1987 ) berdasarkan hubungan ( relationskep )
Bejamin Bloon membedakan antara sebuah taksonomi dan skema klsifikasi yang lebih sederhana sesuai dengan pendapat bloon suatu taxsonomi :
1. Tidak boleh mempunyai elemen yang berubah-ubah.
2. Harus sesuai dengan istilah yang sudah ada
3. harus konsistem dengan pandangan teori teknologi Instruksional
Tugas utama adalah menentukan taxsonomi untuk menyeleksi simbol-simbol yang sesuai, memberikan dan memperhatikan konsensus kelompok yang harus di gunakan ( Bloom : 1956 )
Freishan dan Avantance ( 1984 ) menyimpulkan keuntungan pengembangan taxsonomi ferform manusia :
1. Membantu pelaksanaan pengulangan literatur
2. Menciptakan kafasitas yang di tujukan untuk menyelesaikan tugas-tugas baru.
3. Membuka ruang pemisan pengetahuan dengan mengidentifikasi kategori dan sub-kategori pengetahuan dan mempromosikan teori evaluasi dan diskusi
4. Membantu pengembangan teori dengan meng evaluasi sejauh mana keberhasilan teori pengumpulan observasi dalam pelaksanaan teknologi instruksional.
Menurut Yacobs ada 3 ( tiga ) fungsi Domain :
1. Fungsi Manajemen
2. Fungsi pengembangan sistem peforma
3. Komponen-komponen sistem performa manusia
B. Hubungan Antara Domain
Hubungan antara domain bersifat sinergik sebagai contoh praktiner yang sedang bekerja dalam mengembangkan domain, menggunakan teori dari desain domain seperti desain intruksional system dan teori desain pesan. Praktioner yang sedang bekerja mengembangkan desain domain menggunakan teori karekteristik media dan teori tentang masalah analisis, pengukuran serta evaluasi domain.
Komponen hubungan antar domain di tunjukan pada gambar 2.2. hubungan antara domain teknologi instruksional. Jelas gambar 2.2. bahwa setiap domain mengkrontibusikan ke domain yang lain dan menyelidiki teori yang terkandung dalam domain, sebagai contoh teori umpan balik.
C. Deskripsi Domain
Domain Disain :
1. Sistem Disain Intruksional
2. Desain Pesan
3. Strategi Intruksional
4. Karakteristik Pelajar
Desain adalah proses sfesifikasi kondisi untuk belajar. Tujuan desain adalah untuk menciptakan strategi-strategi dan hasil-hasil pada tingkat makro, seperti program-program dan kurikulum sedangkan pada tingkat mikro seperti pelajaran-pelajaran dan modul. Defenisi ini sesuai dengan defenisi Disain baru yang menunjuk pada penciptaan sfesifikasi ( Ellington dan Haris, 1986 )
Ruang lingkup Disain Instruksional diperluas dari sumber-sumber belajar atau komponen-komponen individu dari sistem ke pertimbangan dan lingkungan yang sistematik.
D. Disain Sistem Instruksional
Disain system intruksional ialah prosedur yang terorganisir yang meliputi langkah-langkah analisis disain, pengembangan, inflementasi dan evaluasi Inruksional. Analisa adalah suatu proses untuk menentukan materi apa yang harus di pelajari. Sedangkan disain adalah merupakan proses sfesifikasi bagaimana cara mempelajari materi tersebut. Pengembangan adalah proses menciptakan dan memproduksi materi-materi instruksional, sedangkan implementasi adalah bagaimana menggunakan strategi dan pengajaran, dan evaluasi adalah proses penentuan keberhasilan intruksional.
E. Disain Pesan ( Message Design )
Disain pesan melibatkan perencanaan untuk manipulasi bentuk-bentuk fisik dari pesan ( Grabowski, 1991, p. 2006 )
Disain pesan berhubungan dengan pada hampir semua tingkat mikro melalui unit-unit kecil seperti : alat peraga, rangkaian, halaman dan layar.
F. Strategi Intruksional
Strategi Intruksional adalah spesifikasi untuk menyeleksi dan mengatur kejadian-kejadian dan kegiatan-kegiatan dalam satuan pelajaran.
Teori-teori strategi Instruksional meliputi : situasi belajar seperti belajar induktif, dan komponen-komponen proses belajar seperti motivasi dan elaborasi ( Reigelhut, 1987 ).
G. Karakteristik Pelajar.
Karakteristik pelajar adalah masalah-masalah dan latar belakang yang mengganggu ke efektipan belajar. Penelitian terhadap Karakteristik pelajar sering saling tindih dengan penelitian strategi instruksional, tetapi penelitian ni dilakukan untuk tujuan yang berbeda yaitu menggambarkan masalah-masalah pelajar yang perlu di perhitungkan waktu membuat disain satuan pelajaran.
H. Model Dan Permasalahan
Model dan Permasalahan dalam kelompok domain disain adalah sekitar penggunaan model disain sistem intruksional, tradisional, aplikasi teori belajar terhadap diasin dan pengaruh teknologi pada proses disain. Dick ( 1993 ) mengatakan Enhansed ISD yang bergabung dengan elemen-elemen dari pendekatan teknologi penilaian berusaha untuk mengurangi siklus waktu ISD. Tempat-tempat yang di tambahkan menenkankan penilaian sistem elektronik.
Salah satu permasalahan yang penting adalah kebutuhan teori yang berhubungan dengan klasifikasi belajar pada pemilihan media.
I. Pengembangan Domain
Dasar untuk pengembangan domain adalah bidang produksi media dan selama bertahun-tahun kemampuan media menyebabkan adanya perubahan dalam domain. Walaupun adanya pengembangan buku teks alat peraga lainnya seperti film, tetapi ini berubah menjadi audiovisual pada teknologi instruksional modern.
- Teknologi Cetak
- Teknologi Audiovisual
- Teknologi Komputer
- Teknologi Terpadu
Development adalah proses transfer sfesifikasi disain kebentuk-bentuk fisik.
Dalam pengembangan domain, ada hubungan kompliks antara teknologi dan dan teori yang menjalankan domain pesan dan strategi instruksional, pada dasarnya pengembangan domain dapat di gambarkan dengan :
- Pesan yang ada pada konteks
- Strategi Intruksional yang menjalankan teori
- Manifestasi fisik teknologi, hadware, sofwere dan materi Instruksional.
Pengembangan domain dapat di bagi menjadi 4 kategori :
1. Teknologi Cetak Menjadi dasar kategori lain
2. Teknologi Audiovisual
3. Teknologi Komputer
4. Teknologi Terpadu
1. Teknologi Cetak
Teknologi cetak adalah cara memproduksi atau mentramsperkan bahan-bahan seperti buku-buku, dan alat-alat peraga pada dasarnya melalui proses fotografer dan percetakan.
2. Teknologi Audiovisual
Teknologi audiovisual adalah metode untuk memproduksi atau menstranferkan materi pengajaran dengan menggunakan mekanik atau mesin dalam mewakili auditory dan pesan visual.
3. Teknologi Komputer
Teknologi komputer adalah metode atau cara untuk memproduksi atau menstranferkan materi pengajaran dengan menggunakan mikropessor teknologi, komputer ini berbeda dengan teknologi lainnya karena disini informasi di masukkan komputer dalam bentuk data bukan visual.
4. Teknologi Terpadu
Teknologi terpadu adalah metode atau cara untuk memproduksi atau menstranferkan pengetahuan yang mencakup beberapa bentuk dengan kontrol sebuah komputer.
J. Evaluasi Formatif dan Sumatif
Evaluasi formatif mencakup pengumpulan informasi dan penggunaan informasi ini sevagai dasar pengembangan yang lebih jauh. Evaluasi sumatif mencakup pengumpulan informasi dan menggunakan informasi ini membuat keputusan tentang penggunaan.
Ada perbedaan metode-metode yang digunakan dalam evaluasi formatif dan sumatif. Evaluasi formatif mengacu pada teknik rengulangan atau tetorial. Dilaksanakan dalam kelompok kecil atau besar.
Sedangkan evaluasi sumatif memerlukan prosedur yang lebih formal. Dan metode pengumpulan data yang formal. Evaluasi sering di pakai dalam perbandingan study.
Bab III
Penutup
A. Kesimpulan
Dari beberapa pembahasan yang telah kami tulis kami akan menarik kesimpulan bahwa Domain Teknologi Instruksional ialah bahwa Domain ini mengandung lima unsur penting yaitu : Disain, pengembangan, penggunaan, manajemen, dan evaluasi. Kelima domain intruksional menunjukkan fungsi dan perbedaan masing-masing. Dan lagi pula semua domain ini mempunyai warna dan kesulitan tersendiri. Dalam hal ini menekankan teori taxsonomi dari struktur domain. Seseorang dapat melanjutkan proses defenisi dan mengembangkan tingkat-tingkat yang lebih sfesifik dari taxsonomy. Pekerjaan para ahli Intruksional yang akan datang akan membentuk defenisi dari sub-sub kategori dan bidang domain tersebut.
B. Saran
Kami atas nama penyusun berharap agar makalah yang kami susun dapat di kuasai terutama bagi penyusun dan umumnya bagi pembaca. Kami sangat menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan maka kami harap dari berbagai pihak untuk memberi saran yang dapat membantu penulisan ke arah yang lebih baik.
Daftar Pustaka
- Teknologi Pembelajaran Defenisi dan kawasannya Barbara B. Seel Rita C. Rickey Jakarta 10-03-2008
- Frof.Dr. H. Ramayulis Ilmu Pendidikan Islam Kalam Mulia Jakarta 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

terima kasih pak nuzli, mudah-mudahan stai smq bangko bertambah jaya ya
BalasHapuspak pembahasan pelangi teknologi pendidikan kok ga ada. alamat blog bapak kok banyak. jadi bingung nyarinya.
BalasHapusAssalamualaikum!!!
BalasHapusLangkah awal yang bagus untuk mempublikasikan perkuliahan di web/blog... kembangkan teru blognya pak,biar lebih bagus lagi. baik isi maupun tampilannya.....
dri Moh. Muzakkin.H